Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah telah menetapkan status Siaga Bencana untuk kondisi bencana banjir dan longsor di Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan usai penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjend Doni Monardo di Balai Raya Semarak.    

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjend Doni Monardo menyampaikan korban banjir dan longsor harus mendapatkan penanganan dan pelayanan yang terbaik, baik dari MCK dan dapur umum.

“Bantuan dana Rp. 2.250.000.000 untuk dibagikan ke 8 kabupaten dan 1 kota, untuk penggunaannya diserahkan sesuai kebjakan kabupaten/kota. Untuk jembatan dan jalan rusak  akan ada penilaian sehingga dapat dilakukan tindakan,” jelas Letjend Doni Monardo.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengumumkan kondisi Bengkulu masuk pada tahap Siaga Bencana. “Dengan status ini bupati/walikota sudah bisa menentukan sikap. Sekarang suaca sudah mulai membaik, mudah-mudahan kondisi akan semakin membaik,” ungkap Pak Gubernur.  

Kepala BNPB akan melihat langsung kondisi banjir ke beberapa titik banjir.  Diantaranya Posko BPBD Di Perumahan Korpri, Bentiring, Posko BPBD Benteng dan Posko BPBD Provinsi.