Bantuan untuk korban banjir dan longsor masih terus berdatangan dari berbagai pihak, baik pemerintahan maupun organisasi. Kali ini bantuan datang dari Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan Siti Hartinah Soeharto atau Bu Tien Soeharto  di Posko Terpadu BPBD Provinsi Bengkulu.

Adapun bantuan tersebut berupa 10 jenis sembako, yaki 440 paket beras 5 kg, 440 paket minyak goreng, 220 paket gula pasir, 220 dus air mineral, 8800 bungkus mie instan, 220 pcs deterjen, 220 pcs kecap manis, 220 pvs sabun mandi, 220 pcs susu balita dan 220 paket mie cup.

Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Provinsi Bengkulu, Ir. Syamsudin S, M.Si mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Bu Tien Soeharto, karena bantuan yang diberikan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan korban banjir dan longsor, terutama yang masih tinggal di pengungsian.

“Bantuan akan kita distribusikan segera ke kabupaten/kota yang terdampak banjir, sehingga dapat langsung dimanfaatkan. Untuk itu diharapkan BPBD Kabupaten/Kota menyampaikan kebutuhan pasca banjir dan longsor ke Posko Terpadu BPBD Provinsi, ” ungkap Syamsudin.

Bantuan ini langsung diserahkan oleh Pelaksana Kegiatan Yayasan dari Jakarta H. Ali Wathon, SH. H Hum, mengatakan pemberian bantuan sembako tersebut bentuk kepedulian Yayasan Dana Gotong Royong kepada warga yang terkena dampak banjir dan longsor di Bengkulu.

“Bantuan bencana ini memang menjadi program yayasan kami membantu korban bencana alam se-Indonesia, termasuk Bengkulu yang mengalami bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu,” jelas H. Ali.   

Proses Bongkar Muat Bantuan Logistik dari Yayasan Bu Tien di Gudang Posko Terpadu BPBD Prov. Bengkulu