Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mengimbau BPBD Kabupaten/Kota untuk tetap mengaktifkan posko Pengendalian Operasi pada saat libur Idul Fitri 3-7 Juni 2019. Hal ini disampaikan melalui surat himbauan nomor 360/780/BPBD/04/2019 perihal himbauan mengaktifkan posko pelayanan pada masa libur Idul Fitri.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, Drs. Rusdi Bakar, M.Pd mengatakan, sehubungan dengan Idul Fitri 1440 H dan berlakunya cuti bersama pada 3 – 7 Juni 2019, maka dalam rangka mendukung ketertiban dan keamanan masyarakat dihimbau kepada BPBD Kabupaten/Kota untuk tetap menyiagakan posko pelayanan.   

“Dalam rangka persiapan menghadapi potensi bencana alam di Provinsi Bengkulu, pada libur Idul Fitri nanti BPBD tetap harus siaga mengaktifkan posko. Bukan hanya siaga banjir dan longsor tetapi juga siaga terhadap gempa dan tsunami,” jelas Rusdi.

Terdapat enam poin himbauan yakni pertama meningkatkan pemantauan di titik – titik rawan bencana banjir dan longsor di wilayah masing – masing Kabupaten/Kota. Kedua Mengaktifkan sistem peringatan dini, PUSDALOPS dan Posko Pelayanan.

Ketiga meningkatkan koordinasi dan komunikasi lintas sektor serta aparat kecamatan, desa dan relawan setempat. Keempat menyatakan Siaga Bencana apabila perlu guna meminimalisir serta memaksimalkan upaya pengurangan resiko bencana. Kelima tanggap terhadap laporan bencana secara berkala dan keenam penguatan kelembagaan untuk penanganan setiap penanggulangan bencana dan koordinasi antar BPBD/Kota dengan BPBD Provinsi Bengkulu.