Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menuju Bengkulu Tangguh saat menghadapi bencana. 

Dalam Sambutannya Sekda Provinsi Bengkulu sekaligus ex officio BPBD Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE, MT menegaskan, pelatihan tim TRC ini diharapkan membentuk sebuah tim yang cepat dan tanggap saat terjadi bencana.

“Belajar dari pengalaman bencana kemarin (banjir longsor 26 April 2019-red), dengan adanya TRC diharapkan penanganan bencana akan lebih baik lagi dan dalam menghadapi bencana kita akan lebih siap lagi,” tegas Nopian Andusti. 

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) diikuti oleh 40 orang peserta dari BPBD Kabupaten/Kota dan Lintas Sektor diantaranya Kepolisian, Korem, PMI, Basarnas.   

“Tujuan kegiatan ini untuk membentuk tim reaksi cepat yang tangguh dan siap siaga menghadapi bencana. Karena bukan hanya sekedar teori, TRC merupakan tim bencana yang harus benar-benar  cekatan saat terjadi bencana,” ungkap Rusdi.  

Adapun Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) ini dilaksanakan pada 22 Juli-24 Juli 2019 di Hotel Nala Sea Side. Pembukaan dilakukan secara resmi oleh Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE, MT. 

Adapun kegiatan pelatihan yakni pemberian materi pada 22 Juli dan 23 Juli pemateri dari BPBD Provinsi Bengkulu, BNPB, Basarnas, Polda dan PMI kemudian untuk hari ketigas 24 Juli 2019 peserta akan melaksanakan praktik lapangan.