Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE, MT mengatakan hal yang sangat penting saat menghadapi bencana yakni mengurangi resiko bencana. Hal ini disampaikan pada saat membuka acara penandatanganan MoU BMKG bersama Stakeholder serta dalam rangka sosialisasi Agroklimat dan peresmian PTSP BMKG Bengkulu di Hotel Grage Bengkulu Selasa (6/8). 

“Bencana itu tidak dapat kita prediksi kekuatannya, namun yang dapat kita lakukan yakni mengecilkan resiko akibat bencana dengan kesiapsiagaan bencana, yakni melalui sosialisasi kebencanaan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui BPBD masing-masing wilayah, serta menyiapkan ketersediaan logistik seperti lampu emergency juga sangat perlu,” ungkap Sekda Nopian Andusti. 

Sekda Nopian Andusti juga menyampaikan pentingnya Agroklimat, yakni menyatukan ilmu iklim dengan ilmu pertanian yang dapat membantu pertanian agar dapat menyesuaikan iklim dengan jenis tanaman yang ditanam. 

“Agriklimat akan membantu petani menyesuaikan iklim dengan tanamannya, sehingga mengirangi resiko gagal panen,” jelas Sekda Nopian. 

Sekretaris BPBD Provinsi Ir. Maulizar Agustin, M.Si mengatakan, BPBD Provinsi Bengkulu bersama BPBD Kabupaten/Kota meningkatkan sosialisasi terkait siap siaga menghadapi bencana ke kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. 

“Siap siaga bencana terus ditingkatkan mulai dari Pra Bencana, Logistik, Tanggap Darurat hingga Rehabilitasi dan Rekonstruksi. BPBD Provinsi terus melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk siap siaga bencana dan sosialisasi mitigasi kepada masyarakat untuk mengurangi resiko saat terjadi bencana,” jelas Maulizar. 

Adapun penandatanganan MoU dilaksanakan antara BMKG dengan beberapa stakeholder, yakni dengan BPBD Provinsi Bengkulu diwakili oleh Sekretaris BPBD Ir. Maulizar Agustin, M.Si, Unihaz, Lanal, TVRI, RRI, El Baas, BRI, UPBU Fatmawati Soekarno dan Airnav Indonesia Bengkulu.

Penyerahan Cinderamata BMKG Kepada BPBD Provinsi Bengkulu
MoU BMKG Dengan BPBD Provinsi Bengkulu 
Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Ir. Maulizar Agustin, M.Si menandatangani MoU siap siaga bencana bersama BMKG