Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Bupati Bengkulu Tengah DR. H. Ferry Ramli, MH. dan Dandim 0407 Kota Bengkulu langsung melakukan penanggulangan bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Desa Penum Merigi Kelindang Bengkulu Tengah.
Kejadian longsor di Desa Penum awalnya terjadi pada 20 maret kemudian terjadi longsor susulan pada tanggal 24 – 25 Maret 2020. Atas perintah Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, PU PR Provinsi Bengkulu langsung menurunkan alat berat dan standby di lokasi untuk membersihkan tanah longsor yang menutupi jalan penghubung antar desa dan kecamatan di Bengkulu Tengah ini hingga hari ini Minggu (29/03).

Kalak BPBD Provinsi Rusdi Bakar bersama Bupati Benteng Fery Ramli memantau longsor Desa Penum (29/3)

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Bengkulu, Drs Rusdi Bakar mengatakan, pihaknya bersama Dinas PUPR Provinsi Bengkulu menurunkan 2 unit alat berat. Dengan 2 unit alat berat tersebut untuk menanggulangi bencana tanah longsor di Bengkulu Tengah dimana permasalahan tanah longsor yang menutupi badan jalan bisa teratasi dengan baik.
“Sebelumnya jalan ini tidak bisa diakses oleh masyarakat akibat tanah longsor yang cukup banyak menutupi badan jalan. Alhamdulillah berkat kerja keras kita dan dibantu oleh tim dari Dinas PUPR akses jalan kedua desa ini bisa kembali lancar,” kata Rusdi Bakar
BPBD Provinsi Bengkulu akan selalu sigap menyelesaikan bencana longsor, bukan di desa ini saja, bahkan setiap ada kejadian bencana alam yang terjadi di Provinsi Bengkulu pihaknya langsung terjun menuju lokasi kejadian. Semua dilakukan untuk terciptanya situasi dan kondisi yang baik ditengah masyarakat.
“Dari BPBD Provinsi Bengkulu setiap ada bencana alam yang terjadi di Bengkulu kita langsung terjun ke sana, tidak hanya longsor, banjir, kemudian seperti bencana virus corona saat ini, dan juga gunung meletus, juga kita selalu siap,” jelas Rusdi.
“Saya berharap masyarakat dapat melaporkan kepada pemerintah Provinsi Bengkulu jika ada kejadian bencana tanah longsor atau banjir yang melanda Bengkulu. Kami dari tim BPBD Provinsi Bengkulu berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota akan segera turun ke lokasi kejadian,” tutupnya.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Mulyani mengatakan, pihaknya telah menurunkan alat berat ke lokasi bencana tanah longsor yaitu berkat adanya koordinasi dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu . Dengan adanya koordinasi tersebut sehingga permasalahan tanah longsor di daerah dapat teratasi dengan baik.
“Penurunan alat berat merupakan kesepakatan kita dengan Pemkab Bengkulu Tengah. Hasil dari pembicaraan dilokasi dengan Bupati diantaranya alat PUPR Benteng diturunkan hari ini dibantu alat PUPR Provinsi diturunkan lagi membersihkan material longsor yang langganan tiap tahun ini,” tutupnya.