Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Bengkulu bersama BPBD Kabupaten/Kota kembali melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi pasca bencana banjir longsor 26 April 2019. Rapat langsung dipimpin oleh Kalak BPBD Provinsi Bengkulu dihadiri Kalak BPBD kabupaten/kota pada Selasa (24/9) di Kantor BPBD Provinsi. 

Adapun pembahasan rapat diantaranya membahas persiapan pengukuhan relawan bencana untuk 1500 desa se-Provinsi Bengkulu. Pengukuhan akan dilaksanakan Oktober 2019 dan dihadiri oleh Gubernur Bengkulu DR. H. Rohidin Mersyah. 

Kalak BPBD Provinsi Bengkulu Drs. Rusdi Bakar, M.Pd mengatakan, pengukuhan relawan mitigasi bencana akan segera dilakukan Oktober 2019. “Pelantikan nantinya akan dilakukan pertahap, untuk tahap awal akan dilakukan pengukuhan di Kabupaten Bengkulu Utara. Dijadwalkan Gubernur yang akan hadir pada saat pengukuhan,” jelas Rusdi. 

Adapun jumlah relawan yang akan dikukuhkan sebanyak 1500 0rang, terbagi 4 zona pengukuhan yakni Zona 1 untuk relawan dari Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur akan dikukuhkan di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Zona 2 untuk Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang akan dikukuhkan di Curup, Rejang Lebong, Zona 3 Kabupaten Mukomuko dan Zona 4 yakni Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara dengan lokasi pengukuhan di Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara.  

Proposal R3B Segera Rampung

Sementara itu, evaluasi bencana banjir dan longsor 26 April 2019 lalu masih terus dilakukan. Salah satunya terkait dengan proposal R3P (Rencana Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca Bencana) akan segera dituntaskan dan disampaikan ke BNPB RI. 

“Proposal R3P akan segera disampaikan ke BNPB, hingga saat ini proposal dari kabupaten/kota yang terdampak banjir mulai kami terima (BPBD Provinsi-red) dan akan segera dituntaskan. Target kita Oktober awal sudah rampung dan diserahkan ke BNPB,” tegas Rusdi.

Untuk diketahui dokumen R3P pasca banjir dan longsor dari Provinsi Bengkulu telah diserahkan ke BNPB RI. Sedangkan proposal R3P baru akan diserahkan dalam waktu dekat. 

Rakor ini membahas