BPBD Provinsi Bengkulu Bersinergi Dengan Berbagai Pihak Terkait Masalah Kerusakan Infrastruktur Yang Diakibatkan Banjir Dan Tanah Longsor

Published by Tim Publikasi on

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, SE, MM meninjau Jembatan Martan yang rusak akibat banjir longsor yang terjadi pada 29 Agustus 2022 lalu, di Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma serta juga melakukan kunjungan kerja dan melakukan peninjauan langung ke lokasi yang terdampak banjir dan jembatan putus dekat hotel madiara di Kabupaten Muko-Muko. Pada, Sabtu (24/09/2022).

“Mendapat laporan dari BPBD Seluma, kita langsung meninjau lokasi, mengingat ini merupakan salah satu lokasi terdampak banjir yang cukup parah,” ujar Jaduliwan.

Jembatan Martan sepanjang kurang lebih 50 meter ini menghubungkan kawasan Pasar Seluma dan Pasar Talo, akibat kerusakan jembatan ini akses penghubung kedua desa menjadi terputus.

“Terdapat alternatif jalan lain, hanya saja warga terpaksa memutar cukup jauh dan ini menghambat mobilitas warga setempat,” ujar Jaduliwan.

Dari peninjauan di lokasi banjir di lokasi Jembatan Martan sudah surut, terlihat badan jembatan dan bibir jembatan merenggang berkisar 30 cm, dengan kondisi lantai jembatan mengalami kemiringan ditambah di ujung jembatan masih tetutup tumpukan tanah yang terbawa arus banjir.

Dokumen Darurat Penanganan Bencana yang diajukan oleh BPBD Kabupaten Seluma sudah diterima oleh BPBD Provinsi Bengkulu dan akan di proses secara keseluruhan agar nantinya masyakart Kabupaten Seluma dapat menerima bantuan.

#salamtangguh #salamkemanusiaan

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

sixteen + fourteen =