BPBD Provinsi Dirikan 6 Unit Tenda Darurat Di Rumah Sakit

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mendirikan 5 tenda darurat di beberapa Rumah Sakit dan 1 tenda di Laboratorim Kesehatan Provinsi (Labkesprov), hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien dan jumlah orang yang melakukan pemeriksaan Swab maupun PCR.

Adapun tenda darurat telah di pasang yakni sebanyak 1 unit di Labkesprov, 2 unit di RS. M. Yunus, 1 Unit di RS. Rafflesia, 1 unit tenda di RS. Gading Medika dan 1 unit di RS. Tiara Sela.

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Edi Susanto B, MM menjelaskan jika pemasangan tenda sesuai dengan permintaan Rumah Sakit untuk antisipasi lonjakan pasien, sedangkan di Labkesprov digunakan sebagai ruang tunggu bagi yang datang untuk Swab maupun PCR mengingat gedung labkes sedang dalam rehab.

“Sesuai surat permintaan yang masuk Tenda ini bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi melonjaknya jumlah pasien di Rumah sakit, jika nanti memang dibutuhkan penambahan tenda BPBD akan siap membantu,” ungkap Edi.

Pemasangan tenda yang dilakukan oleh tim Logistik BPBD Provinsi Bengkulu ini dimulai sejak 5 Juli hingga Senin (12/7) dengan menggunakan jenis tenda sekolah dan tenda pengungsi.

Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah kasus Positif Covid di Provinsi Bengkulu kembali bertambah pada Senin (12/7) penambahan 147 kasus. Rinciannya 31 Kasus di Kota Bengkulu, 107 kasus di Kabupaten Mukomuko, 1 Bengkulu Utara, 1 kasus di Bengkulu Selatan, 4 kasus di Bengkulu Tengah dan 3 kasus di Seluma.

Untuk agar selalu Patuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid19 dimanapun berada dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menghindari kerumunan, mengikuti Vaksinasi dan mematuhi PPKM.

Tinggalkan Balasan